cerpen karya nida di usia 6 tahun.....
Kisah Gajah dan Kelinci
Induk gajah sedang makan rumput di belukar bersama
anaknya.’’Ayo cepat!,’’panggilnya.Tetapi si anak tetap asyik menyedot air dari
sungai dan menyemburkannya kembali.Induknya mengentakkan kaki.``Anak gajah
harus patuh pada kata-kata induknya!,’’kata sang induknya.
Ekornya dijulurkan,dan si anak gajah meraihnya.Keduanya pun berjalan bergandengan.Ketika itu,dibawah pohon di tepi belukar,ada kawanan kelinci tampak ketakutan. Bumi terasa bergetar. “Pasti ini keluarga gajah sedang lewat,” kata induk kelinci ketakutan. Kelinci yang bungsu tidak pernah melihat gajah. Anak kelinci itu marah. Katanya “ Gajah-gajah itu harus diperingatkan,jangan suka menakut-nakuti!”. Saat itu juga terdengar bunyi berderak keras. Induk gajah yang marah telah mencabut pohon naungan kelinci. Terjadilah hujan tanah dan batu. Kawanan kelinci cepat-cepat melompat. Tanpa sengaja anak kelinci naik keatas belalai induk gajah. Dilihatnya sepasa ng mata yang besar. Baru kemudian ia menyadari itu mata induk gajah.” Mengapa kamu menyiksa binatang kecil seperti kami!?’,teriaknya. Induk gajah sangat terkejut hingga lupa akan kemarahannya. “Benar katamu anak mungil”, katanya sambil menurunkan anak kelinci itu kembali. “ Maaf, aku telah menghancurkan rumah kalian tiada gunanya.” Si Anak gajah hampir tidak percaya akan kata-kata yang didengarnya,namun anak gajah itu sangat bijaksana dengan berdiam diri saja sambil berjalan pulang. “Untunglah aku tidak sekecil binatang itu.” Pikirnya.
Ekornya dijulurkan,dan si anak gajah meraihnya.Keduanya pun berjalan bergandengan.Ketika itu,dibawah pohon di tepi belukar,ada kawanan kelinci tampak ketakutan. Bumi terasa bergetar. “Pasti ini keluarga gajah sedang lewat,” kata induk kelinci ketakutan. Kelinci yang bungsu tidak pernah melihat gajah. Anak kelinci itu marah. Katanya “ Gajah-gajah itu harus diperingatkan,jangan suka menakut-nakuti!”. Saat itu juga terdengar bunyi berderak keras. Induk gajah yang marah telah mencabut pohon naungan kelinci. Terjadilah hujan tanah dan batu. Kawanan kelinci cepat-cepat melompat. Tanpa sengaja anak kelinci naik keatas belalai induk gajah. Dilihatnya sepasa ng mata yang besar. Baru kemudian ia menyadari itu mata induk gajah.” Mengapa kamu menyiksa binatang kecil seperti kami!?’,teriaknya. Induk gajah sangat terkejut hingga lupa akan kemarahannya. “Benar katamu anak mungil”, katanya sambil menurunkan anak kelinci itu kembali. “ Maaf, aku telah menghancurkan rumah kalian tiada gunanya.” Si Anak gajah hampir tidak percaya akan kata-kata yang didengarnya,namun anak gajah itu sangat bijaksana dengan berdiam diri saja sambil berjalan pulang. “Untunglah aku tidak sekecil binatang itu.” Pikirnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon komentarnya yah...